Kamu Harus Tahu! Ini Asal Mula Nama Kabupaten Pegunungan Bintang
BATASPAPUA.COM, OKSIBIL – Kabupaten Pegunungan Bintang diresmikan sebagai daerah otonom baru berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2002. Pembentukan kabupaten ini merupakan bagian dari pemekaran wilayah Provinsi Irian Jaya (sekarang Papua) dengan tujuan mempercepat pembangunan serta meningkatkan pelayanan publik di daerah terpencil pegunungan tengah Papua. Kini Kabupaten Pegunungan Bintang masuk dalam wilayah Provinsi Papua Pegunungan.
Mengapa kabupaten ini dibentuk?
Kabupaten Pegunungan Bintang dibentuk untuk mendekatkan pelayanan pemerintah dan memacu pembangunan di wilayah yang selama ini sangat bergantung pada transportasi udara. Topografi yang terjal membuat masyarakat tinggal terpencar dalam kelompok-kelompok kecil, sehingga membutuhkan tata kelola pemerintahan yang lebih dekat dan efektif.
Bagaimana proses pembentukannya?
Sejak ditetapkan melalui UU No. 26/2002, Kabupaten Pegunungan Bintang menjadi salah satu dari 13 kabupaten baru di Papua. Awalnya, wilayah ini hanya memiliki 6 distrik, kemudian bertambah menjadi 10, 12, hingga akhirnya pada tahun 2011 berkembang menjadi 34 distrik dengan 277 kampung. Pusat pemerintahan kabupaten ditetapkan di Oksibil, Distrik Oksibil.
Apa keistimewaan wilayah ini?
Nama “Pegunungan Bintang” merujuk pada barisan pegunungan tinggi (Sterrengebergte) yang membentang hingga Papua Nugini, dengan Puncak Mandala sebagai salah satu titik tertinggi yang dikelilingi gletser menyerupai bintang. Hingga kini, akses menuju wilayah ini masih sangat terbatas, hanya dapat ditempuh dengan pesawat kecil seperti Cessna, yang operasionalnya sangat bergantung pada kondisi cuaca berkabut.
Dengan terbentuknya Kabupaten Pegunungan Bintang, diharapkan pelayanan publik dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata serta membuka peluang percepatan pembangunan di kawasan pegunungan tengah Papua. (AL/ADM)










Tinggalkan Balasan