Kalian Harus Tahu, Ini Cerita Sejarah Tugu L.B.Moerdani di Tanah Miring Merauke
BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Pada 4 Juni 1962, di Merauke atau tepatnya di Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, untuk pertama kalinya dilakukan penerjunan pasukan RPKAD TNI di bawah pimpinan Mayor LB. Moerdani.
Penerjunan malam hari ini atau disebut operasi Naga, dilakukan dalam rangka pembebasan Irian Barat dari penjajah Belanda.
Pada tahun 1969, Indonesia melaksanakan Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) di Papua untuk menentukan status integrasi wilayah tersebut ke dalam Indonesia.
Proses ini merupakan bagian dari upaya penyelesaian status wilayah Papua yang sebelumnya dikenal sebagai Irian Barat.
Letnan Jenderal Soewarto (LB Moerdani) adalah salah satu tokoh militer Indonesia yang berperan penting dalam proses integrasi Papua.
Sebagai Panglima Komando Tugas Gabungan (Kogasgab) yang bertugas mengamankan proses PEPERA, Moerdani memastikan bahwa proses tersebut berjalan dengan aman dan lancar.
Tugu LB Moerdani di Merauke dibangun untuk mengenang jasa dan kontribusi Letnan Jenderal LB Moerdani dalam proses integrasi Papua ke dalam Indonesia.
Tugu ini menjadi simbol penting bagi masyarakat Papua dan Indonesia secara keseluruhan, sebagai pengingat akan sejarah penting tersebut.
Tugu LB Moerdani bukan hanya sekadar monumen, tetapi juga simbol persatuan dan integrasi bangsa.
Ia mengingatkan kita akan pentingnya kerja sama dan keamanan dalam menjaga keutuhan wilayah negara.
Tugu LB Moerdani di Merauke berdiri sebagai bukti sejarah dan pengingat akan peran penting LB Moerdani dalam proses integrasi Papua.
Melalui tugu ini, kita diingatkan akan pentingnya persatuan dan kerja sama dalam menjaga keutuhan bangsa. (AL/ADM)










Tinggalkan Balasan