Jelang Playoff Promosi Ke Super League, Persipura Terancam Tanpa Bek Pilar Artur Vieira
BATASPAPUA.COM, JAYAPURA – Persipura Jayapura terancam kehilangan tembok utama di lini pertahanan jelang laga paling menentukan musim ini. Bek asal Brasil, Artur Vieira, kemungkinan besar absen saat Mutiara Hitam menghadapi Adhyaksa FC Banten dalam babak playoff promosi Liga 1 di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5/2026).
Absennya Artur menjadi pukulan serius bagi Persipura. Di tengah tekanan besar untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional, pemain bertahan berpengalaman itu justru tidak bisa mengikuti sesi latihan terakhir tim di Lapangan Mandala, Jayapura, Rabu (6/5/2026).
Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan, mengungkapkan bahwa Artur menjadi satu-satunya pemain yang absen dalam persiapan akhir tim jelang pertandingan hidup-mati tersebut.
“Secara umum pemain dalam kondisi baik. Hanya Arthur yang tidak bisa bergabung. Kami harus tetap fokus dan menjaga konsentrasi karena ini laga yang sangat menentukan,” ujar Rahmad.
Kehilangan Artur jelas bukan persoalan kecil. Sepanjang musim ini, bek asal Brasil tersebut menjadi salah satu figur penting di jantung pertahanan Persipura. Pengalamannya membaca permainan, duel udara, hingga kemampuan mengorganisasi lini belakang menjadi elemen vital dalam perjalanan Mutiara Hitam bertahan di jalur perebutan tiket promosi.
Kini, di saat Persipura membutuhkan kekuatan penuh untuk menghadapi tekanan besar, absennya Artur memaksa tim pelatih melakukan penyesuaian cepat. Rahmad Darmawan memastikan pihaknya telah menyiapkan sejumlah opsi pengganti untuk mengisi posisi yang ditinggalkan sang bek.
Nama-nama seperti Yustinus Pae, Ferdinand Ayomi, Sukandar Kansai, hingga Alex Dusay disebut siap menjadi alternatif di sektor pertahanan.
“Kemungkinan besar Artur absen, tapi kami sudah memiliki penggantinya karena rotasi pemain adalah hal biasa. Tidak ada pilihan lain, jika ingin promosi ke Liga 1, kami harus memenangkan pertandingan,” tegas pelatih yang akrab disapa Coach RD tersebut.
Situasi ini membuat beban Persipura semakin berat. Selain harus menghadapi tekanan pertandingan penentuan, tim juga dituntut tampil solid tanpa salah satu pemain paling berpengaruh di lini belakang.
Laga kontra Adhyaksa FC sendiri dipastikan berlangsung dengan atmosfer tinggi. Antusiasme publik Papua memuncak setelah tiket pertandingan dilaporkan habis terjual. Dukungan penuh suporter di Stadion Lukas Enembe diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi Persipura untuk tetap tampil agresif meski tanpa Artur.
Bagi Persipura, duel ini bukan sekadar pertandingan playoff. Ini adalah pertaruhan untuk mengakhiri masa sulit setelah dua musim terakhir dibayangi ancaman degradasi. Namun kini, di tengah misi besar kembali ke Liga 1, Mutiara Hitam harus lebih dulu menghadapi kenyataan pahit: kemungkinan kehilangan bek andalan mereka di laga paling krusial musim ini.(*)










Tinggalkan Balasan