Jelang Duel Raksasa Liga 2, Persipura Kontra PSS Jadi Laga Perebutan Tahta Klasemen
BATASPAPUA.COM, JAYAPURA – Persaingan papan atas Grup Timur Liga 2 musim 2025/2026 memasuki fase paling menegangkan. Selisih poin yang nyaris tak berjarak membuat perebutan posisi puncak klasemen berubah menjadi pertarungan sarat tekanan, di mana setiap laga kini bernilai final. Atmosfer kompetisi semakin memanas menjelang pekan krusial, saat tim-tim unggulan diprediksi saling salip poin dalam perburuan supremasi klasemen.
Sorotan utama publik sepak bola nasional pun tertuju pada duel akbar yang mempertemukan tuan rumah PSS Sleman kontra Persipura Jayapura di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (21/2/2026). Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan benturan dua kandidat terkuat pemuncak klasemen yang hanya dipisahkan satu angka.
Saat ini Persipura masih bertengger di posisi teratas dengan koleksi 40 poin, sementara PSS membayangi ketat di peringkat kedua dengan 39 poin. Selisih tipis tersebut menjadikan pertandingan ini sebagai duel penentuan: siapa pun pemenangnya akan berhak menguasai singgasana Grup Timur.
Pertarungan diprediksi berlangsung sengit dan penuh emosi. Dukungan suporter tuan rumah sebanyak tuju ribu orang diyakini akan menambah tekanan bagi skuad Mutiara Hitam, sementara mental tandang Persipura akan diuji dalam atmosfer stadion yang bergelora.
Persipura Siapkan Skuad Gemuk untuk Tur Penentuan
Keseriusan Persipura dalam menjaga peluang promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia terlihat dari keputusan manajemen membawa 24 pemain untuk menjalani dua laga tandang krusial di Pulau Jawa. Langkah ini menunjukkan ambisi besar klub asal Papua tersebut untuk mempertahankan posisi puncak klasemen yang telah mereka genggam.
Skuad asuhan Rahmad Darmawan dijadwalkan menghadapi PSS Sleman sebagai ujian mental pertama. Setelah itu, tim tidak langsung kembali ke Jayapura, melainkan tetap berada di luar kandang guna mempersiapkan laga berikutnya melawan Kendal Tornado FC pada 1 Maret 2026.
Dua pertandingan tersebut dipandang sebagai titik balik musim. Hasilnya diyakini akan sangat menentukan arah perjalanan Persipura dalam delapan laga tersisa di musim reguler.
“Kita membawa 24 pemain agar kedalaman skuad tetap terjaga untuk menghadapi dua pertandingan away,” ujar Rahmad Darmawan, Kamis (19/2/2026).
Menurut pelatih kawakan yang akrab disapa RD itu, komposisi pemain yang lebih banyak memungkinkan rotasi maksimal di tengah jadwal padat. Ia ingin setiap lini tetap memiliki keseimbangan kualitas tanpa mengorbankan kondisi fisik pemain.
(Baca Lanjutan di Halaman 2)










Tinggalkan Balasan