HIGHLIGHT Persipura Vs Persiku, Kemenangan Mutiara Hitam Dengan Penuh Drama

BATASPAPUA, JAYAPURA – Persipura Jayapura sukses menuntaskan misi wajib menang saat bertandang ke markas Persiku Kudus pada laga penutup putaran kedua Liga 2 Championship 2025/2026. Bermain di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Jumat (30/1/2026) sore, skuad Mutiara Hitam meraih kemenangan krusial dengan skor 2-1, meski harus bertahan di bawah tekanan hebat hingga menit akhir dan mengakhiri laga dengan 10 pemain.

Sejak peluit awal dibunyikan, laga berjalan dengan tensi tinggi. Persipura tampil agresif mengenakan jersey Merah Hitam, sementara tuan rumah Persiku Kudus tampil dengan kostum Biru Putih. Duel ini menjadi pertandingan penentuan bagi kedua tim dalam persaingan papan atas klasemen.

Persipura langsung mengambil inisiatif serangan. Peluang pertama tercipta pada menit ke-5 melalui sundulan Reno Salampessy yang memanfaatkan umpan lambung Ruben Sanadi, namun bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Persiku.

Satu menit berselang, Persipura memecah kebuntuan. Tendangan sudut Ramai Rumakiek memicu kemelut di depan gawang Persiku. Artur Jesus yang berdiri di posisi ideal sukses mendorong bola masuk ke gawang Riki Pambudi. Meski sempat diprotes keras pemain Persiku yang meminta pengecekan VAR, wasit tetap mengesahkan gol tersebut. Persipura unggul cepat 1-0 pada menit ke-6.

Persiku merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Menit ke-13, Igor Costa nyaris menyamakan kedudukan lewat tendangan salto spektakuler, namun refleks gemilang kiper Persipura, Adzib Al Hakim, menggagalkan peluang emas tersebut. Tiga menit kemudian, Caíque Souza melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, kembali mampu diamankan oleh Hakim.

Drama kembali hadir pada menit ke-23 saat Reno Salampessy mencetak gol kedua Persipura usai memanfaatkan kesalahan Jaimerson yang terpeleset. Namun setelah pengecekan VAR, gol tersebut dianulir sehingga keunggulan Persipura tetap 1-0.

Jual beli serangan terus tersaji. Menit ke-32, umpan matang Reno gagal dimaksimalkan oleh Gunansar Mandowen dan Ramai Rumakiek. Di sisi lain, lini belakang Persipura tampil disiplin, dengan Rafael Sunuk beberapa kali memotong serangan berbahaya Igor Costa.

Kontroversi VAR kembali terjadi pada menit ke-35 ketika Igor Costa memprotes dugaan handball Gunansar Mandowen di kotak penalti Persipura. Setelah ditinjau, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran. Tak lama berselang, Caíque Souza diganjar kartu kuning usai kakinya mengenai kepala Takuya Matsunaga dalam duel perebutan bola.

Persipura akhirnya menggandakan keunggulan menjelang turun minum. Pada menit ke-45+2, Reno Salampessy memanfaatkan bola mentah dari situasi sepak pojok dan memberi ruang bagi Gunansar Mandowen. Gelandang Persipura itu melakukan solo run impresif sebelum menaklukkan kiper Persiku. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan tim tamu hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Persiku Kudus langsung mengambil alih kendali permainan. Dengan penguasaan bola dominan, Macan Muria terus menekan pertahanan Persipura. Sejumlah peluang tercipta melalui Igor Costa, David Maulana, Imam Bagus Kurnia, hingga Caíque Souza, namun solidnya lini belakang dan ketangguhan Adzib Al Hakim membuat Persipura tetap bertahan.

Tekanan Persiku akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-70. Caíque Souza sukses mencetak gol melalui eksekusi tendangan bebas keras dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi kiper Persipura. Skor berubah menjadi 1-2 dan tensi pertandingan kian memanas.

Sisa laga diwarnai tekanan tanpa henti dari Persiku. Persipura melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga keseimbangan tim. Peluang demi peluang kembali tercipta, namun disiplin bertahan dan semangat juang tinggi menjadi kunci Mutiara Hitam.

Drama terjadi pada masa injury time menit ke-90+7 saat benturan keras kepala antara Igor Costa dan Artur Jesus di depan kotak penalti Persipura. Insiden tersebut memaksa ambulans masuk ke lapangan. Artur sempat hampir kehilangan kesadaran dan harus ditandu keluar dengan penyangga leher, membuat Persipura melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain hingga peluit akhir.

Meski ditekan habis-habisan dan Persiku mencatatkan penguasaan bola hampir 70 persen, Persipura mampu mempertahankan keunggulan. Laga akhirnya berakhir pada menit ke-90+18 dengan skor 2-1 untuk kemenangan Persipura Jayapura.

Kemenangan ini menjadi bukti mentalitas baja skuad Mutiara Hitam sekaligus modal penting dalam menjaga posisi di papan atas klasemen Grup B Wilayah Timur Liga 2 Championship 2025/2026, sekaligus menegaskan status mereka sebagai kandidat kuat promosi. Sementara Persiku Kudus harus mengevaluasi hasil ini meski tampil dominan di babak kedua. (*))

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!