Gubernur John Tabo Kutuk Pembunuhan Pilot AMA: Pelaku Nodai Misi Kemanusiaan

BATASPAPUA.COM, WAMENA – Gubernur Papua Pegunungan John Tabo mengutuk keras aksi pembakaran pesawat milik Associated Mission Aviation (AMA) serta pembunuhan terhadap pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat, Nicholas Geosselin, yang dilakukan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Lapangan Terbang Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Kamis (3/7/2026).

John Tabo menegaskan tindakan tersebut merupakan perbuatan yang tidak dapat dibenarkan karena telah merenggut nyawa seorang pilot yang tengah menjalankan misi kemanusiaan untuk melayani masyarakat di wilayah pedalaman Papua.

“Kejadian ini sangat memprihatinkan. Atas nama rakyat dan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, kami mengutuk keras tindakan ini,” kata John Tabo saat memberikan keterangan pers di Wamena.

Gubernur juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serta seluruh jajaran AMA atas meninggalnya Nicholas Geosselin yang selama ini mengabdikan diri melayani masyarakat melalui penerbangan kemanusiaan.

Menurutnya, keberadaan para pilot dan misionaris asing selama puluhan tahun telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan dan pelayanan masyarakat di wilayah pegunungan Papua.

“Kami bisa mengenal dunia luar berkat peran para misionaris. Mereka datang dari jauh untuk melayani kami,” ujarnya.

Terkait proses hukum, John Tabo menyerahkan sepenuhnya kepada aparat TNI dan Polri untuk memburu serta menindak para pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Di sisi lain, ia mengajak seluruh masyarakat Papua Pegunungan untuk tetap menjaga persatuan dan tidak terprovokasi oleh aksi kekerasan yang dapat menghambat pembangunan di daerah.

Ia bahkan mengajak masyarakat mendoakan para pelaku agar menyadari kesalahannya dan kembali bergabung dalam kehidupan bermasyarakat demi membangun Papua yang aman dan sejahtera.

Sementara itu, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menilai aksi pembakaran pesawat AMA dan pembunuhan terhadap pilot Nicholas Geosselin merupakan tindakan biadab yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan.

Menurutnya, korban bukan sedang menjalankan operasi militer, melainkan mengemban misi kemanusiaan dengan mengangkut logistik untuk masyarakat di wilayah pedalaman Papua.

“Kejadian ini mengejutkan kita semua dan menunjukkan kebiadaban TPNPB OPM. Mereka secara keji membunuh pilot yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan, yakni mendistribusikan logistik bagi masyarakat,” tegas Lucky Avianto.

Ia memastikan aparat TNI tidak akan tinggal diam dan akan mengambil langkah tegas terhadap kelompok yang bertanggung jawab atas penyerangan tersebut.

Peristiwa penembakan yang disertai pembakaran pesawat AMA itu tidak hanya menghentikan layanan penerbangan kemanusiaan di sejumlah wilayah Papua, tetapi juga memicu duka mendalam karena untuk pertama kalinya dalam sejarah panjang operasional AMA di Papua, seorang pilot gugur dalam menjalankan misi pelayanan kepada masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!