FKTS Dorong Publik Menilai Direktur RSUD Mimika dari Hasil Kerja Demi Pelayanan Kesehatan
BATASPAPUA.COM, TIMIKA – Ketua Forum Komunikasi Tujuh Suku (FKTS) Kabupaten Mimika, Yoben Magai, mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada Direktur RSUD Mimika yang baru untuk bekerja, menata organisasi, dan membuktikan kinerjanya sebelum memberikan penilaian terhadap kepemimpinannya.
Menurut Yoben, seorang pemimpin yang baru menerima amanah membutuhkan waktu untuk memahami kondisi internal lembaga, melakukan pembenahan, serta menjalankan program kerja yang telah disusun. Karena itu, ia menilai penilaian yang terlalu dini terhadap kepemimpinan Direktur RSUD Mimika tidak mencerminkan sikap yang adil dan bijaksana.
“Seorang pemimpin yang baru diberikan kepercayaan tentu membutuhkan ruang dan waktu untuk bekerja. Menilai, menghakimi, atau menyerang ketika beliau baru memulai tugasnya merupakan hal yang kurang adil dan kurang bijaksana. Mari kita berikan kesempatan agar beliau dapat bekerja dengan tenang dan fokus melayani masyarakat,” kata Yoben Magai.
Pernyataan tersebut disampaikan menyikapi berbagai isu yang berkembang terkait kondisi internal RSUD Mimika dalam beberapa waktu terakhir. Yoben menegaskan bahwa kritik dan masukan dari masyarakat merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi, namun harus disampaikan secara objektif dan konstruktif.
Menurutnya, kritik seharusnya diarahkan untuk mendukung perbaikan pelayanan kesehatan dan mendorong peningkatan kinerja rumah sakit, bukan membentuk opini yang dapat mengganggu proses pembenahan yang sedang berlangsung.
Selain itu, Yoben menilai kepemimpinan Direktur RSUD Mimika saat ini memiliki makna penting bagi masyarakat Papua, khususnya Orang Asli Papua (OAP), karena mencerminkan kepercayaan yang diberikan kepada putra-putri daerah untuk memimpin lembaga strategis di Kabupaten Mimika.
Ia mengajak seluruh pihak untuk menghargai kepercayaan tersebut dengan memberikan dukungan yang positif kepada Direktur RSUD Mimika dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Kami berharap seluruh pihak dapat memahami dan menghargai makna besar di balik kepemimpinan saat ini. Ibu Direktur bukan hanya pemimpin RSUD Mimika, tetapi juga merupakan representasi Orang Asli Papua yang diberikan kepercayaan untuk mengemban tanggung jawab besar di bidang pelayanan kesehatan,” ujarnya.
FKTS Mimika juga mengajak tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, pemangku kepentingan, serta media massa untuk bersama-sama menjaga situasi yang kondusif demi mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Yoben menegaskan bahwa keberhasilan RSUD Mimika merupakan tanggung jawab bersama sehingga seluruh elemen masyarakat perlu mengedepankan semangat persatuan, saling menghormati, serta memberikan ruang kepada Direktur RSUD Mimika untuk menunjukkan hasil kerjanya melalui kinerja nyata.
“Kami percaya bahwa keberhasilan RSUD Mimika merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, mari kita mengedepankan semangat persatuan, saling menghormati, dan memberikan kesempatan kepada Direktur RSUD Mimika untuk menunjukkan hasil kerjanya melalui kinerja nyata, bukan melalui asumsi atau penilaian yang terburu-buru,” tutup Yoben.(*)










Tinggalkan Balasan