Diisukan Bukan Anak Asli Marind, Hendrikus Mahuse: Itu Isu Murahan Dari Lawan Politik
BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Tersebar luas isu miring di masyarakat Merauke yang membawa nama baik Hendrikus Mahuse.
Hendrikus Mahuse yang merupakan salah satu Bakal Calon bupati Merauke ini disebut-sebut bukanlah anak asli dari suku Marind, Kabupaten Merauke.
Kendati demikian, Hendrikus pun angkat suara dan menanggapinya dengan santai.
“Biasa, itu bagian dari dinamika politik, lawan politik pasti mencari segala cara untuk menjatuhkan saya, namun di kesempatan ini saya mau sampaikan bahwa saya adalah anak asli dari suku Marind, marga saya asli dari orang tua saya, bukan marga pemberian dari orang,” ucap Hendrikus dalam acara peresmian Rumah Perjuangan Mahuse-Riduwan di Distrik Kurik, Merauke, Papua Selatan, Selasa (16/7/2024).
Hendrikus menambahkan, masyarakat dipersikahkan untuk mengecek langsung keaslian marga Mahuse yang dimilikinya melalui keluarga di Merauke.
“Di kesempatan ini juga hadir keluarga saya dari salor kampung, Distrik Ivimahad, bisa tanya langsung ke mereka, dusun saya ada di Kampung Koa, dusun Dekanis, Distrik Animha, saya lahir besar di Kampung Kumbe.”
“Tidak semua orang Marind itu berkulit hitam, karena orang tua kita dulu kawin campur dengan suku lain sehingga ada Marind yang kulitnya cerah dan rambutnya tidak terlalu keriting, tapi saya pastikan darah saya adalah darah Marind,” jelasnya.
Dirinya juga berharap kepada massa pendukungnya di Kabupaten Merauke, untuk tidak terpengaruh dengan isu murahan yang disebarkan oleh lawan politiknya.
“Semakin tinggi Semakin kencang anginnya, semakin kuat barisan kita semakin kuat juga serangan lawan kita, jadi kita semua harus tetap berpegang pada prinsip kita untuk mencapai tujuan kita di 27 November 2024,” tutup Hendrikus. (***)
(redaksi/BP)










Tinggalkan Balasan