Cabup Merauke, Yoseph- Fauzun Katakan Miras Baik Untuk Lancarkan Peredaran Darah

Paslon Cabup dan cawabup Merauke Nomor urut 4, Yoseph Gebze dan Fauzun Nihayah

BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Kasus kriminal yang terjadi di Kabupaten Merauke lebih dominan didasari oleh Minuman Keras (Miras), akibatnya memberikan dampak sosial yang buruk bagi setiap orang maupun keluarga.

Peredaran Miras di Kabupaten Merauke seakan tidak terkendalikan, banyak tempat penjualan Miras yang resmi maupun tidak resmi menjamur di tengah maupun pinggiran kota Merauke.

Beberapa waktu lalu dalam sesi Debat kandidat Calon Bupati dan wakil bupati Merauke, yang diselenggarakan oleh KPU Merauke, pasangan calon nomor Urut 2, Kristian Gebze dan Kusmanto, menanyakan bagaimana pasangan calon nomor urut 4, Yoseph Gebze dan Fauzun Nihayah untuk mengatasi peredaran Miras yang kini semakin tidak terkontrol.

“Berkaitan dengan tema debat Pemberdayaan, peredaran miras di Merauke sudah tidak terkontrol, tentu Miras di masyarakat yang masih rapuh tentu menimbulkan dampak sosial yang buruk, terbukti angka kriminalitas maupun Kekerasan rumah tangga di Kabupaten masih tinggi, apa upaya paslon nomor urut 4 untuk mengatasi peredaran miras di Merauke?” Tanya Kristian.

Menanggapi pertanyaan dari paslon nomor urut 2, Pasangan Yoseph Gebze-Fauzun, mengakui bahwa kondisi yang dialami saat ini memang cukup membuat orang harus memiliki tingkat pemahaman yang cukup.

“Tingkat pendidikan itu menjadi hal penting, pendidikan itu baik maka orang akan tahu sebatas mana dia konsumsi alkohol, pemahaman dia tentang kesehatan, berapa kadar alkohol yang harus dia konsumsi, karena sesungguhnya memang minuman beralkohol itu bermanfaat juga bagi tubuh seseorang,” jelas Yoseph.

Menurutnya, dari sisi kesehatan konsumsi miras untuk melancarkan peredaran darah, miras dipakai juga untuk menangani jenis-jenis penyakit tertentu.

Ketika diberikan kesempatan untuk merespon tanggapan dari Yoseph, pasangan calon nomor urut 2, menegaskan bahwa menjadi seorang pemimpin harus berani mengatakan tidak terhadap miras yang merugikan masyarakat.

“Pemimpin harus punya keberanian untuk berkata tidak, padahal yang sudah jelas-jelas sangat merugikan masyarakat, jika masalahnya regulasi,” tegas Kristian.

Paslon nomor urut 2 yakinkan masyarakat, jika bakal terpilih pada 27 November 2024, regulasi peredaran Miras bakal dibatasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!