Karnaval Pembangunan Meriahkan HUT ke-81 RI di Merauke, 147 Kelompok Ikut Ambil Bagian

Peserta Karnaval dari Etnis Suku Marind tampil di urutan pertama. Foto: Bataspapua.com/Jamal Y.Bwariat

BATASPAPUA.COM, ERAUKE – Sebanyak 147 kelompok peserta ambil bagian dalam Karnaval Pembangunan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Karnaval yang berlangsung meriah tersebut mengambil titik start di depan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) Merauke dan berakhir di Kantor Bupati Merauke. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat dan komponen bangsa yang turut memeriahkan momentum peringatan kemerdekaan.

Bupati Merauke, Yoseph Gebze, mengatakan Karnaval Pembangunan merupakan kegiatan rutin yang menjadi bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan RI di Kabupaten Merauke. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan persatuan.

“Karnaval Pembangunan ini satu kegiatan yang merupakan rutinitas kita di Kabupaten Merauke dan pasti saja di daerah lain juga melaksanakan hal yang sama,” kata Yoseph, Sabtu (8/8/2026).

Ia menyebut keterlibatan berbagai kelompok dalam karnaval menunjukkan adanya euforia, sukacita, sekaligus semangat kebangsaan yang tumbuh di tengah masyarakat.

“Di dalam karnaval pembangunan ini tentu saja kita sama-sama akan menyaksikan bagaimana seluruh komponen bangsa ikut terlibat di dalam memeriahkan karnaval ini. Di sini menunjukkan ada euforia, ada sukacita, ada semangat kebangsaan di antara kita,” ujarnya.

Yoseph mengajak masyarakat untuk mensyukuri momentum kemerdekaan tersebut sekaligus mengenang perjuangan para pendahulu yang telah mewariskan kemerdekaan kepada generasi saat ini.

Menurutnya, semangat perjuangan tersebut harus terus dijaga dan diteruskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita perlu syukuri, tetapi juga perlu kita bawakan di dalam doa, sehingga semangat perjuangan yang sudah ditunjukkan oleh para pendahulu kita, yang saat ini kita warisi dan kemudian kita akan berikan estafet itu kepada anak cucu kita,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati Yoseph menilai Karnaval Pembangunan bukan sekadar kegiatan seremonial dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi refleksi atas perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dan membangun kehidupan bersama.

Ia mengingatkan bahwa Kabupaten Merauke memiliki sejarah penting dalam perjalanan integrasi Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Semangat ini harus kita pertahankan terus. Keberagaman adalah hal utama yang kita perjuangkan di Kabupaten Merauke dan juga keseimbangan, tetapi juga tidak melupakan identitas kita masing-masing,” katanya.

Yoseph menegaskan Indonesia dibangun di atas keberagaman suku, agama, ras dan antargolongan. Karena itu, perbedaan tersebut harus menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Negara ini dibangun di atas kemajemukan, baik suku, agama, ras dan antargolongan. Tetapi kita semua adalah satu sebagai warga bangsa Indonesia,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Merauke mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan penuh semangat, sukacita, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.

“Mari bersama-sama kita meriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Merauke, Ibu Kota Provinsi Papua Selatan, dengan semangat dan sukacita dalam kebangsaan,” pungkas Yoseph.

Penulis: Jamal Y.Bwariat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!