Zulkifli Hasan: PSN Papua Selatan Tunjukkan Kemajuan Signifikan, Targetkan Kemandirian Pangan dan Energi Nasional

Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, memimpin rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para bupati se-Papua Selatan di Swiss-Belhotel Merauke, Selasa (15/7/2026). Foto: Bataspapua.com/Jam's

BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, memimpin rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para bupati se-Papua Selatan di Swiss-Belhotel Merauke, Selasa (15/7/2026). Rapat tersebut membahas evaluasi pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang difokuskan pada percepatan pembangunan kawasan produksi pangan, energi, dan air di Papua Selatan.

Rapat koordinasi digelar setelah Menko Pangan melakukan peninjauan langsung ke kawasan PSN di Kampung Dalam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke. Berdasarkan hasil kunjungan tersebut, pemerintah menilai perkembangan pembangunan infrastruktur dan kawasan pertanian menunjukkan kemajuan yang signifikan.

“Alhamdulillah kemajuannya pesat sekali. Sekarang pelabuhan sudah jadi, jalan sepanjang 58 kilometer sudah selesai, ruas lanjutan sedang dalam proses, bandara juga sedang berproses,” ujar Zulkifli Hasan.

Pemerintah, lanjutnya, menargetkan pencetakan sekitar 10.000 hingga 11.000 hektare lahan sawah baru sepanjang tahun 2026. Hingga pertengahan tahun ini, sekitar 1.200 hektare di antaranya telah berhasil ditanami.

Menurut Zulkifli Hasan, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan akan berkunjung ke Kabupaten Merauke pada Oktober atau November 2026 untuk melaksanakan panen perdana di kawasan PSN tersebut.

“Pemerintah menargetkan Presiden Prabowo hadir pada panen perdana sebagai bagian dari tonggak pengembangan kawasan sentra pangan nasional di Papua Selatan,” katanya.

Menko Pangan menegaskan bahwa percepatan pembangunan PSN tidak akan berhasil tanpa dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh adat hingga masyarakat setempat.

Karena itu, ia meminta seluruh pihak terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai tujuan pembangunan kawasan sentra pangan, energi, dan air agar manfaat program dapat dipahami secara menyeluruh.

“Kita perlu dukungan para kepala daerah, TNI, Polri, tokoh adat dan masyarakat. Perlu dijelaskan apa tujuan membangun Papua Selatan dan sentra produksi pangan, energi, dan air ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan kawasan pangan di Merauke bertujuan memperkuat kemandirian pangan di Tanah Papua sehingga kebutuhan masyarakat tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Menurutnya, apabila pengembangan kawasan pertanian berjalan sesuai target, Merauke tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan seluruh wilayah Papua, tetapi juga berpotensi menjadi daerah pemasok bagi Provinsi Maluku dan Maluku Utara.

Selain memperkuat sektor pangan, pemerintah juga merancang pembangunan fasilitas produksi bahan bakar nabati B-50 di Papua Selatan sebagai bagian dari strategi mewujudkan kemandirian energi nasional.

“Kalau program ini berhasil, Papua akan mandiri pangannya, mandiri energinya, dan akan membawa kemakmuran bagi masyarakat Papua,” tegas Zulkifli Hasan.

Pemerintah berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, serta masyarakat dapat terus diperkuat guna memastikan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional di Papua Selatan berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta ketahanan pangan nasional.

Penulis: Jamal Y.Bwariat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!