Buntut Pos Tambang Dibakar KKB Papua, 87 Karyawan PT Kristalin Dievakuasi

87 Karyawan Dievakuasi aparat gabungan usai KKB bakar pos PT Kristalin Eka Lestari di Kampung Biha Distrik Makimi Nabire. (Dok. Polres nabire)

BATASPAPUA.COM, NABIRE – Sebanyak 87 karyawan berhasil dievakuasi aparat gabungan setelah aksi penyerangan dan pembakaran pos pengamanan milik PT Kristalin Eka Lestari di wilayah Nabire, Papua Tengah, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIT.

Serangan yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu terjadi di Jalan Musairo, Kampung Biha, Distrik Makimi.

Aparat langsung mengerahkan sekitar 150 personel gabungan, termasuk dukungan dari TNI, untuk melakukan pengamanan sekaligus evakuasi karyawan dan warga pendulang di sekitar lokasi.

Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan proses evakuasi dilakukan secara bertahap karena sebagian karyawan masih berada di area camp.

“Saya di Camp 37. Ini baru persiapan evakuasi 87 karyawan. Masih ada sekitar 20-an lagi di sini,” ujarnya kepada NabireNews.com, Minggu (22/2/2026).

Dalam insiden tersebut, dua jenazah ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di sekitar pos yang dibakar.

Saat ini, kedua korban masih menjalani pemeriksaan forensik di RSUD Nabire guna proses identifikasi lebih lanjut.

Aparat membagi tugas dalam operasi pengamanan. Sebagian personel melakukan evakuasi warga di bagian bawah sebelum lokasi kejadian, sementara tim lainnya membangun perimeter pengamanan di sekitar titik pembakaran untuk mencegah gangguan lanjutan.

Selain evakuasi, aparat juga akan kembali melakukan penyisiran menuju Kilometer 50 ke atas di sekitar wilayah camp PT Kristalin Eka Lestari.

Langkah ini untuk memastikan tidak ada karyawan maupun warga pendulang yang tertinggal di area rawan.

Situasi keamanan di Distrik Makimi hingga kini masih dalam pengawasan ketat aparat gabungan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!