Ini Langkah Kesiapan Dishub Papua Selatan Bersama Mitra Untuk Mudik Nataru 2025-2026

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Selatan, Michael R.Gomar, dalam rapat kesiapan pengamanan sarana dan prasarana serta mitigasi transportasi Laut, darat dan udara jelang Nataru 2025-2026 di Merauke. Foto: Jamal/Bataspapua.com

BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Dinas Perhubungan Provinsi Papua Selatan memastikan seluruh sektor transportasi dalam keadaan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Papua Selatan, Michael R.Gomar, usai mengikuti rapat koordinasi bersama para pemangku kepentingan, kemarin.

“Kita mendengar semua kesiapan antisipasi dari seluruh stakeholder dan mitra perhubungan, baik dari KSOP, Bandara Mopah, Otoritas Bandara (Otban), Navigasi, Organda, Damri, Polres Merauke, Kodaeral XI, hingga Lanud J.A. Dimara,” ujar Gomar.

Menurutnya, masing-masing mitra telah menyampaikan langkah mitigasi dan pengamanan yang disiapkan dalam pelayanan transportasi laut, darat, dan udara.

Dari pihak Bandara Mopah, dilaporkan adanya peningkatan jumlah penumpang yang masuk ke Merauke dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Hal serupa juga disampaikan sejumlah maskapai penerbangan yang mencatat lonjakan penumpang dari berbagai daerah menuju Merauke.

Gomar mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk mematuhi seluruh aturan dan ketentuan yang berlaku demi kelancaran pelayanan.

“Kami harapkan calon penumpang dapat mengikuti aturan sehingga perjalanan, baik menggunakan kapal laut, pesawat udara, maupun transportasi darat, dapat berlangsung aman dan tertib,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, ia menyebutkan sejumlah kesiapan teknis, antara lain pengecekan kelaikan armada Damri untuk memastikan keamanan layanan pada seluruh rute selama masa mudik.

Sementara maskapai Garuda Indonesia dan Lion Group dikabarkan menurunkan harga tiket, penurunan PPN dari 11 persen menjadi 5 persen serta potongan airport tax hingga 50 persen.

Dari jalur laut, ASDP menyiapkan Empat kapal untuk melayani arus mudik, sedangkan PT PELNI mengoperasikan dua kapal KM Tatamailau dan KM Sirimau.

“Selain itu, nanti juga akan disiapkan posko di sejumlah titik untuk memantau keamanan dan kelancaran perjalanan mudik,” jelas Gomar.

Dinas Perhubungan Papua Selatan memastikan koordinasi lintas sektor terus berlangsung untuk menghadirkan pelayanan transportasi yang aman, lancar, dan humanis bagi masyarakat selama periode Nataru tahun ini. (AL/ADM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!