Dukung Percepatan Kebun Plasma 3.500 Hektare, Gubernur Apolo Tegaskan Hal Ini

Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, direktur PT. BPL melakukan pertemuan bersama pengurus Koperasi Bog Dagon Mandiri di Asiki. Foto : Jamal/Bataspapua.com

BATASPAPUA.COM, BOVEN DIGOEL – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, menegaskan percepatan pembangunan kebun plasma seluas 3.500 hektare di Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel. Kebun tersebut dikelola Koperasi Bog Dagon Mandiri yang beranggotakan masyarakat adat pemilik hak ulayat dari lima marga.

Koperasi ini lahir setelah PT Tunas Sawa Erma (TSE) Group menyerahkan 20 persen dari lahan kebun inti seluas 17.000 hektare di Blok A, Distrik Jair, sesuai ketentuan perundangan.

“Plasma 20 persen adalah hak mutlak masyarakat adat dan wajib diberikan. Saya berterima kasih kepada TSE yang telah memenuhi kewajiban sesuai aturan,” tegas Apolo dalam dialog bersama pengurus koperasi, yang juga dihadiri Direktur PT Bina Papua Luhurkarya (BPL), Tulus Sianipar, kemarin di Asiki.

Gubernur menyebut, pemberdayaan ekonomi melalui koperasi sejalan dengan visi Papua Selatan untuk meningkatkan kesejahteraan orang asli Papua. Ia juga mendukung pendampingan PT BPL agar koperasi dapat berkembang dan memberi manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar perusahaan.

“Kami berharap PT BPL mendampingi masyarakat secara konsisten. Namun TSE juga tidak boleh lepas tangan. Tanggung jawab ini harus tetap dijalankan,” ujarnya.

Apolo mengingatkan pengurus koperasi dari lima marga agar mengelola kebun dengan transparan dan adil. Menurutnya, koperasi kerap menghadapi perbedaan pendapat yang berpotensi memicu konflik.

“Jangan ada ketidakadilan. Pengurus harus bekerja jujur, adil, dan bertanggung jawab kepada seluruh anggota,” pungkasnya. (AL/ADM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!