Wabup Pegubin Arnold Nam Minta Media Klarifikasi Kesalahan Penyebutan Nama Pejabat

BATASPAPUA.COM, JAYAPURA – Wakil Bupati Pegunungan Bintang, Arnold Nam, menyampaikan keberatan atas pemberitaan salah satu media di Papua yang mencantumkan nama pejabat lama Kris Bakweng Uropmabin sebagai Wakil Bupati dalam sebuah berita kegiatan resmi, padahal saat ini jabatan tersebut telah dijabat secara definitif oleh dirinya.

“Saya hadir secara langsung dalam acara pengukuhan Pengurus Ikatan Keluarga Besar Pegunungan Bintang (IKB-PB) di Jayapura, mewakili Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang. Namun sangat disayangkan, media yang memberitakan kegiatan tersebut justru mencantumkan nama pejabat lama sebagai Wakil Bupati. Ini adalah kekeliruan serius yang harus segera diluruskan,” tegas Arnold Nam, Minggu (27/7/2025).

 

Arnold Nam secara resmi dilantik sebagai Wakil Bupati Pegunungan Bintang periode 2024–2029 pada 20 Februari 2025.

Dengan demikian, setiap informasi yang berkaitan dengan jabatan Wakil Bupati semestinya merujuk pada data terkini dan akurat.

“Saya minta kepada pihak redaksi media yang bersangkutan agar segera melakukan perbaikan dan menyampaikan klarifikasi secara terbuka. Ini bukan soal pribadi, tetapi soal etika jurnalistik dan akurasi informasi kepada publik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arnold Nam menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang mendukung penuh kegiatan pengukuhan IKB-PB yang dihadiri berbagai unsur masyarakat dari berbagai suku dan sub-suku Pegunungan Bintang.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas semangat persatuan dan kekeluargaan yang tercermin dalam acara tersebut.

“Kami sangat menghargai inisiatif dan kerja keras para senior serta generasi muda dalam membangun solidaritas melalui wadah IKB-PB,” tambahnya.

Mengakhiri pernyataannya, Arnold Nam mengimbau kepada seluruh insan pers untuk mengedepankan prinsip verifikasi dan konfirmasi dalam setiap pemberitaan, khususnya yang menyangkut pejabat publik.

“Jangan mengambil data secara sembarangan. Klarifikasi terlebih dahulu agar tidak terjadi kekeliruan yang bisa menyesatkan pembaca,” pungkasnya. (AL/ADM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!