Sosok Pemuda Inspirasi, Dinus Lepitalen yang Berhasil Kembangkan Pembangkit Listrik Mandiri

BATASPAPUA.COM – Pemuda asal Dusun Kingre, Desa Borme, Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Berhasil membuat pembangkit listrik tenaga air.
Dengan keterbatasaan alat dan ilmu pengetahuan yang berhasil dirinya tempuh di Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih Jurusan Mesin, pemuda bernama lengkap Dinus Lepitalen, berhasil membuat perubahan bagi daerahnya dengan mengembangkan Pembangkit listrik tenaga air menggunakan Turbin.
Dusun Kingre merupakan sebuah dusun yang berada di pelosok daerah terisolir atau yang belum tersentuh oleh hadirnya fasilitas modern sebagai kebutuhan seperti listrik, hal inilah membuat Dinus secara mandiri membuat perubahan untuk di nikmati masyarakat di daerah tersebut.
Dinus mengatakan, pekerjaan yang dirinya lakukan merupakan hasil keringatnya sendiri tanpa ada fasilitas yang di sediakan dari manapun dan juga merupakan hasil dari budidaya mandiri ikan lele dan ayam potong yang dirinya tekuni selama ini
“Pekerjaan ini sama sekali tidak mendapatkan fasilitasi dari pihak mana pun karena di lapangan sendiri saya tidak menemukan orang yang bisa memberikan bantuan untuk membuat hal ini, maka dari pada itu, Saya dengan inisiatif mengeluarkan biaya pribadi saya sebesar Rp.50jt dari hasil usaha mandiri ikan lele dan ayam potong yang saya tekuni”, Ungkap Dinus
Dengan uang pribadinya, Dinus mendatangkan turbin dari jayapura serta membeli alat-alat pendukung sedikit demi sedikit hingga lengkap dan dapat di pasang di tiap-tiap titik. Dirinya juga menggunakan pipa bekas dari sisa pengadaan pipa air bersih yang tidak terpakai, untuk dikumpulkan dan dipasang.
Listrik yang di hasilkan dari pembangkit listrik mandiri ini mencapai kapasitas listrik 3000 Kwh, sehingga menurut Dinus, sebanyak 100 KK atau warga dapat merasakannya.
Dinus juga mengungkapkan, pembangkit mandiri yang dirinya kerjakan ini memakan waktu kurang lebih satu bulan karena baru seminggu ia menyelesaikan pada bagian turbin dan keseluruhannya akan rampung di bulan februari mendatang.
Tak hanya di Dusunnya, Dinus juga mempunyai harapan besar ke depan, dengan idenya merencanakan pembangunan pembangkit listrik mandiri 2×24 jam di 277 kampung pada 34 distrik di Kabupaten Pegunungan Bintang.
“ Harapan saya kedepan, Pemerintah dapat mendukung serta memfasilitasi saya karena saya mempunyai rencana besar dengan menggunakan aliran-aliran air yang ada di tiap-tiap kampung, saya akan melanjutkan pekerjaan ini untuk membantu membangun pembangkit listrik mandiri 2×24 di 277 kampung pada 34 distrik di Kabupaten Pegunungan Bintang, khususnya pada kampung-kampung yang belum tersentuh listrik guna dapat di nikmati masyarakat.” Tegas Dinus.
Dinus merupakan bukti dari seseorang yang belajar sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu pengetahuan, hingga pulang ke daerah dan menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat dan daerahnya.









