Rektor Uncen Prof. Oscar Wambrauw Tutup Usia, Dunia Pendidikan Papua Berduka

BATASPAPUA.COM, JAYAPURA – Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan tinggi di Tanah Papua. Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen), Prof. Dr. Oscar Oswald Oktovianus Wambrauw, S.E., M.Sc.Agr., meninggal dunia di RSUD Jayapura, Kamis (17/9/2026) pukul 03.58 WIT, setelah sempat menjalani perawatan medis.

Kepergian Prof. Oscar bukan sekadar kehilangan bagi keluarga. Sosok akademisi yang mengabdikan sebagian besar perjalanan hidupnya untuk Universitas Cenderawasih itu meninggalkan jejak panjang bagi kampus, mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat Papua.

Almarhum lahir di Biak, 8 Oktober 1968. Masa kecil hingga pendidikan menengahnya dijalani di Jayapura. Dari tanah Papua itulah perjalanan intelektualnya dimulai.

Oscar kemudian memilih Fakultas Ekonomi Universitas Cenderawasih sebagai tempat menempuh pendidikan tinggi. Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya pada 1994.

Semangat untuk terus belajar kemudian membawanya melangkah hingga ke Jerman. Di Universitas Göttingen, Oscar menempuh pendidikan magister dan meraih gelar Magister Pertanian (M.Sc.Agr.) pada 1999.

Namun, setelah memperoleh pengalaman akademik di luar negeri, Oscar memilih kembali ke tanah kelahirannya.

Ia kembali ke Universitas Cenderawasih dan mengabdikan dirinya sebagai pengajar sekaligus akademisi. Dari ruang-ruang akademik, kariernya perlahan berkembang melalui berbagai tanggung jawab struktural di kampus.

Pada 2002, Oscar dipercaya sebagai Kepala Pusat Komputer Uncen. Tujuh tahun kemudian, ia dipercaya memimpin Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Uncen.

Pengabdiannya terus berlanjut. Ia kemudian dipercaya menduduki posisi Pembantu Dekan II dan Pembantu Dekan I Fakultas Ekonomi Uncen pada periode 2017–2021.

Pada 2021, Oscar kembali mendapat amanah sebagai Pembantu Rektor I Uncen di bawah kepemimpinan Rektor Apolo Safanpo.

Perjalanan kepemimpinannya kemudian memasuki babak baru ketika Apolo Safanpo dilantik sebagai Penjabat Gubernur Papua Selatan. Mulai 21 November 2022, Oscar ditunjuk sebagai pelaksana tugas Rektor Universitas Cenderawasih.

Setahun kemudian, amanah yang sebelumnya dijalankan sebagai pelaksana tugas berubah menjadi mandat penuh.

Dalam pemilihan Rektor Uncen pada 7 September 2023, Oscar memperoleh 44 dari total 57 suara. Ia kemudian ditetapkan sebagai Rektor Uncen untuk periode 2023–2027.

Bagi keluarga besar Uncen, perjalanan Oscar merupakan gambaran tentang bagaimana seorang anak Papua membangun karier dari ruang kelas, menempuh pendidikan hingga ke luar negeri, kemudian kembali untuk mengabdikan ilmu dan pengalamannya di tanah kelahirannya.

Dedikasinya tidak hanya tercermin dari tugas-tugas kepemimpinan di kampus. Oscar juga menaruh perhatian terhadap perluasan akses pendidikan tinggi bagi anak-anak Papua.

Pada 2025, ia aktif mengawal peningkatan kuota KIP-Kuliah di Universitas Cenderawasih agar semakin banyak mahasiswa dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi.

Ringkas Karier Prof. Oscar Wambrauw

  • 1994: Lulus Fakultas Ekonomi Universitas Cenderawasih.
  • 1999: Meraih gelar M.Sc.Agr. dari Universitas Göttingen, Jerman.
  • 2002: Menjabat Kepala Pusat Komputer Uncen.
  • 2009: Menjadi Ketua Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Uncen.
  • 2017–2021: Menjabat Pembantu Dekan II dan Pembantu Dekan I Fakultas Ekonomi Uncen.
  • 2021: Dipercaya sebagai Pembantu Rektor I Uncen.
  • 2022: Ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Rektor Uncen.
  • 2023: Terpilih sebagai Rektor Uncen dengan 44 dari 57 suara untuk periode 2023–2027.
  • 2025: Aktif mendorong peningkatan akses KIP-Kuliah bagi mahasiswa Papua dari keluarga kurang mampu.
  • 17 September 2026: Wafat saat masih menjalankan amanah sebagai Rektor Universitas Cenderawasih.

Di mata sivitas akademika, kepergian Oscar meninggalkan ruang kosong yang tidak mudah diisi.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih, Dr. Yustus Pondayar, S.H., M.H., menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian sang rektor.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Prof. Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, Rektor Universitas Cenderawasih,” ungkap Yustus.

Menurut Yustus, wafatnya Oscar merupakan kehilangan besar bagi keluarga besar Universitas Cenderawasih.

“Kepergian beliau merupakan kehilangan bagi keluarga besar Universitas Cenderawasih. Kami tentu sangat berduka atas kepergian beliau,” tandasnya.

Prof. Oscar Wambrauw berpulang ketika masih menjalankan amanah sebagai Rektor Uncen. Namun, perjalanan hidupnya telah meninggalkan pesan yang lebih panjang dari masa jabatannya.

Dari seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi, melanjutkan pendidikan ke Jerman, kembali ke Papua, menjadi pengajar, menjalankan berbagai tugas akademik, hingga dipercaya memimpin Universitas Cenderawasih—jejak itu menjadi bagian dari sejarah panjang perguruan tinggi negeri tertua di Tanah Papua.

Ia pergi, tetapi pengabdiannya tetap tinggal: dalam kampus yang pernah dipimpinnya, dalam ilmu yang diwariskannya, dan dalam generasi muda Papua yang memperoleh kesempatan untuk melangkah lebih jauh melalui pendidikan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!