Heboh! Kepala Distrik di Merauke Bakar Bendera Brasil, Kecewa Hasil Piala Dunia 2026
BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang pria membakar bendera Brasil pada, Senin (06/07/2026) Pagi.
Aksi tersebut dilakukan sesaat setelah Timnas Brasil dikalahkan Norwegia dengan skor 2-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Dalam video yang beredar luas di Facebook, pria tersebut diketahui bernama Viktor Cabuya Mawen, seorang Kepala Distrik Waan, Kabupaten Merauke.
Viktor yang mengaku sebagai pendukung timnas Brasil, menggunakan pakaian kasual terlihat berdiri di depan sebuah bendera Brasil yang diikat pada tiang kayu.
Sebelum membakar bendera, Viktor tampak menyemprotkan cairan dari sebuah botol yang diduga berisi bahan bakar minyak (BBM) ke kain bendera tersebut.
Sambil memegang korek gas dan mengangkat tangan, Viktor kemudian menyampaikan pernyataan yang turut terekam dalam video.
“Foto dulu, foto dulu. Yang merasa baju kuning mari merapat. Kami pendukung Brazil dari RT 10 secara resmi pulang kampung dan kami pendukung dari Indonesia khususnya Tanah Papua, kami membakar bendera secara resmi,” ucap Viktor dalam rekaman tersebut.
Tak lama setelah menyampaikan pernyataan itu, Viktor bersama dua orang pemuda yang mengenakan jersey Timnas Brasil berwarna kuningkemudian menyalakan api hingga membakar bendera tersebut.
Aksi itu disaksikan sejumlah warga yang diketahui sebelumnya berkumpul untuk menyaksikan pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Norwegia.
Brasil harus mengakhiri langkahnya di turnamen setelah takluk 1-2 dari Norwegia. Kekalahan tersebut memicu beragam reaksi dari para pendukung, termasuk aksi pembakaran bendera yang kemudian menjadi sorotan publik.
Video yang diunggah di akun pribadi Viktor Cabuya Mawen tersebut dengan cepat menyebar di Facebook dan berbagai platform media sosial lainnya.
Sejumlah warganet memberikan komentar beragam. Sebagian menganggap aksi tersebut sebagai bentuk luapan kekecewaan terhadap kekalahan Brasil, sementara yang lain menilai tindakan membakar bendera negara lain tidak patut dilakukan, terlebih dilakukan oleh seorang pejabat publik.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Viktor Cabuya Mawen terkait alasan maupun maksud dari aksi pembakaran bendera tersebut. Belum diketahui pula apakah video itu direkam sesaat setelah pertandingan berakhir atau beberapa waktu setelahnya.
Video tersebut terus menjadi perbincangan di media sosial dengan memunculkan pro dan kontra di kalangan warganet.










Tinggalkan Balasan