Luar Biasa Pemkab Merauke Raih Opini WTP ke-11 Berturut-turut, Bupati Yoseph: Bukti Tata Kelola Keuangan Semakin Berkualitas

Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze.

BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola keuangan daerah dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Papua Selatan untuk ke-11 kali secara berturut-turut.

Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi Pemerintah Kabupaten Merauke di bawah kepemimpinan Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze dan Wakil Bupati Fauzun Nihayah dalam membangun sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik.

Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut saat ditemui awak media di VIP Room Bandara Mopah Merauke, Selasa (9/6/2026).

“Puji syukur, Kabupaten Merauke kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian untuk yang ke-11 kalinya. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari staf, pimpinan OPD, para asisten hingga seluruh pihak yang selama ini bekerja keras menjaga tata kelola dan pengelolaan keuangan daerah,” ujar Yoseph kepada wartawan.

Menurutnya, opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi menjadi indikator keberhasilan pemerintah daerah dalam menerapkan sistem pengelolaan keuangan yang baik dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Ia menegaskan, capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Opini WTP ini harus menjadi pemacu untuk terus memperbaiki kinerja pemerintah daerah. Pengelolaan keuangan yang baik akan berdampak langsung terhadap efektivitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Bupati Yoseph juga mengakui, meskipun kembali meraih opini tertinggi dalam audit laporan keuangan daerah, BPK masih memberikan sejumlah catatan penting yang harus segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Merauke.

Salah satu catatan yang menjadi perhatian berkaitan dengan optimalisasi tata kelola pendapatan daerah. Menurutnya, berbagai potensi daerah yang dimiliki Merauke harus terus dimaksimalkan sebagai sumber pembiayaan pembangunan daerah.

“Ada beberapa catatan terkait tata kelola dan pendapatan daerah. Potensi yang kita miliki harus lebih dioptimalkan sehingga dapat menjadi sumber pendapatan yang dikelola secara maksimal untuk mendukung pembangunan daerah,” jelasnya.

Selain itu, BPK RI juga memberikan sejumlah rekomendasi yang wajib ditindaklanjuti pemerintah daerah dalam waktu 60 hari. Pemkab Merauke berkomitmen menyelesaikan seluruh rekomendasi tersebut sesuai batas waktu yang ditentukan.

“Kami akan segera menyampaikan seluruh rekomendasi kepada jajaran pemerintah daerah agar dapat segera ditindaklanjuti. Harapannya, seluruh catatan BPK dapat diselesaikan dengan baik sehingga kualitas tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah semakin meningkat,” tegas Yoseph.

Di bawah kepemimpinan Bupati Yoseph Bladib Gebze dan Wakil Bupati Fauzun Nihayah, Pemerintah Kabupaten Merauke terus berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah sebagai fondasi utama pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Merauke.

Penulis: Jamal Y.Bwariat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!