Sekolah Rakyat Berpola Asrama Segera Dibangun, Bupati Pegubin Sambut Peluang Besar bagi Pendidikan dan Tenaga Kerja Lokal

Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Spei Yan Bidana, ST., M.Si

BATASPAPUA.COM, PAGUBIN – Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang menyambut positif rencana pembangunan Sekolah Rakyat berpola asrama oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membuka peluang kerja bagi tenaga pendidik lokal.

Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, menilai program tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan sektor pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan masyarakat.

“Kami menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Sekolah Rakyat ini. Ini bukan hanya investasi pendidikan, tetapi juga membuka ruang kerja bagi putra-putri asli Pegunungan Bintang,” ujar Bupati Spei.

Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Jayapura, John Herman Mampioper, dalam kunjungannya ke Oksibil menegaskan bahwa Kemensos RI akan memprioritaskan tenaga pengajar dari masyarakat lokal Pegunungan Bintang.

Menurut Bupati, kebijakan tersebut sangat tepat karena guru lokal memiliki keunggulan dalam memahami karakter sosial, budaya, serta kebutuhan pendidikan anak-anak di wilayah Pegunungan Bintang.

“Guru lokal adalah kunci. Mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga membentuk karakter anak-anak sesuai nilai-nilai budaya dan kearifan lokal,” tegasnya.

Sekolah Rakyat berpola asrama ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus membentuk generasi yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia. Para tenaga pengajar nantinya akan direkrut secara profesional dan diintegrasikan sebagai bagian dari sistem kerja Kemensos RI, lengkap dengan gaji, tunjangan, serta kepastian karier.

Bupati Spei juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan program tersebut, termasuk dukungan dari DPRD, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat.

“Kami siap berkolaborasi untuk memastikan proses rekrutmen berjalan transparan dan akuntabel, serta benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Pegunungan Bintang,” ujarnya.

Kunjungan tim Kemensos RI ke lokasi rencana pembangunan di Oksibil, termasuk peninjauan gedung Sekolah Kukuperib, merupakan bagian dari tahap awal persiapan. Selain survei lokasi, dilakukan pula diskusi teknis guna memastikan kesiapan infrastruktur dan aspek administratif.

Bupati berharap pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat segera direalisasikan dan menjadi solusi konkret dalam menjawab tantangan pendidikan, pengangguran, serta persoalan sosial di wilayah Pegunungan Bintang.

“Ini adalah langkah besar menuju masa depan Pegunungan Bintang yang lebih baik. Kami optimistis, melalui pendidikan yang tepat, kita dapat mencetak generasi unggul yang mampu membangun daerahnya sendiri,” tutupnya. (Jam’s/Adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!