Pasca Aksi Penembakan 2 Awak Pesawat Di Boven Digoel, Aparat Keamanan Langsung Diterjunkan Dari Yahukimo

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani. Foto: Istimewa

BATASPAPUA.COM, BOVEN DIGOEL – Aksi kekerasan kembali mengguncang wilayah pedalaman Papua Selatan. Sebuah pesawat maskapai sipil dilaporkan ditembaki saat berada di wilayah Korowai, Kabupaten Boven Digoel, pada siang hari ini. Insiden tersebut menyebabkan dua orang menjadi korban dan memicu respons cepat aparat keamanan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menyebutkan bahwa nformasi penembakan pertama kali diterima aparat dari pihak maskapai. Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap para korban serta kronologi detail kejadian di lapangan masih dalam pendalaman.

“Informasi kami terima langsung dari pihak maskapai. Saat ini kami masih memastikan data korban dan situasi di lokasi,” ungkap Ka Ops dalam keterangannya.

Merespons insiden yang terjadi di kawasan terpencil tersebut, aparat keamanan langsung melakukan konsolidasi darurat. Sore ini, pasukan tambahan diterbangkan menuju Boven Digoel untuk memperkuat pengamanan sekaligus melakukan penilaian situasi.

“Sore ini kita sudah terbangkan pasukan ke Boven Digoel. Personel kita geser dari Yahukimo,” tegas Ka Ops Faizal.

Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi keamanan di sekitar lokasi kejadian sebelum proses evakuasi dilakukan. Aparat tidak ingin mengambil risiko tanpa kepastian situasi di lapangan.

“Harapannya kita bisa menilai situasi secara objektif. Jika kondisi memungkinkan dan data sudah valid, evakuasi akan kita upayakan secepatnya,” tambahnya.

Terkait pelaku penembakan, aparat belum dapat memastikan apakah aksi tersebut dilakukan oleh kelompok bersenjata tertentu. Dugaan sementara masih terus didalami melalui koordinasi lintas satuan dan pengumpulan informasi dari wilayah sekitar.

“Kami belum bisa memastikan kelompok mana yang bertanggung jawab. Penyelidikan masih berjalan,” jelasnya.

Sementara itu, kondisi pilot, kopilot, serta penumpang lainnya belum dapat dipastikan secara menyeluruh. Aparat mengakui masih mengalami kendala komunikasi dengan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

“Situasi komunikasi masih terbatas. Kami terus berupaya menjalin kontak untuk memastikan kondisi masyarakat dan korban,” tutup Ka Ops. (AL/ADM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!