Peringatan 124 Tahun Merauke. Bupati: Orang Marind Selalu Buka Hati Untuk Kita Sejak Awal Peradaban Sampai Sekarang
BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Bupati Merauke, Yoseph Bladib gebze, menegaskan bahwa peringatan 124 tahun Merauke bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pengingat perjalanan sejarah panjang yang penuh dinamika.
“Hari ini merupakan momentum penting bagi kita semua masyarakat Merauke, karena kita memulai rangkaian kegiatan memperingati 124 tahun Kota Merauke. Ini bukan waktu yang singkat dan penuh dinamika sejarah,” ucap bupati dalam acara pelepasan peserta pawai budaya di Merauke, Sabtu (7/2/2026).
Ia menyampaikan bahwa 12 Februari 1902 merupakan tanggal bersejarah bagi seluruh masyarakat yang mendiami Bumi Anim Ha, karena menandai awal terbentuknya Merauke sebagai sebuah wilayah yang kemudian berkembang menjadi kota seperti saat ini.
Menurut Bupati, pada masa awalnya Merauke merupakan wilayah dengan dinamika perburuan antarmarga dan antarsuku. Namun, berkat kasih dan kemurahan Tuhan, Merauke terus bertumbuh hingga diwariskan kepada generasi sekarang.
“Gereja dan pemerintah telah meletakkan pondasi penting dalam sejarah pembentukan Kota Merauke. Namun, di sisi lain, para leluhur orang asli, khususnya suku Marind, telah membuka hati dan menerima peradaban baru, sehingga Merauke bisa berkembang seperti sekarang,” katanya.
Oleh karena itu, Bupati menekankan pentingnya memberikan penghargaan dan penghormatan kepada masyarakat adat Marind sebagai pemilik negeri yang telah menerima dan menjaga tanah ini sejak awal.
“Apa pun yang kita laksanakan di atas tanah ini harus selalu melibatkan orang asli Marind, karena merekalah yang telah memberikan hati dan apa yang mereka miliki untuk terbentuknya Kota Merauke,” tegasnya. (AL/ADM)










Tinggalkan Balasan