Pemerintah Bakal Bangun Bandara dan Pelabuhan Baru di Merauke Untuk Dukung Program Food Estate

Presiden RI, Prabowo Subianto didampingi Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meninjau sawah di Desa Telaga Sari, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, pada Minggu pagi, 3 November 2024. Foto : Istimewa

BATASPAPAUA.COM, JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pemerintah bakal membangun bandara dan pelabuhan baru di Merauke, Papua Selatan, untuk mendukung program Food Estate atau lumbung pangan nasional.

“Pembangunan pelabuhan dan pembangunan bandara. Sementara bandara khusus karena untuk kepentingan Food Estate yang ada di Merauke,” kata Dudy di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Rabu (1/10/2025), dikutip dari Bloomberg Technoz.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyampaikan dalam waktu dua hari ke depan kementerian terkait bakal menandatangani persetujuan substansi rencana tata ruang wilayah (RTRW) untuk mendukung swasembada pangan di Merauke.

“Insya Allah dalam waktu 1-2 hari mendatang persetujuan substansi, RTRW Provinsi Papua Selatan Insya Allah setelah semua menteri-menteri terkait tanda tangan akan kami taken persetujuan substansinya,” ujar dia.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menyebut pemerintah mempercepat pembangunan kawasan swasembada pangan, energi dan air, sebagaimana Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 14 Tahun 2025 dan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 19 Tahun 2025.

Dia menuturkan saat ini kawasan prioritas yang telah ditetapkan untuk mendukung program tersebut salah satunya di Merauke. “Jadi kalau prosesnya lama, mau cepat agar swasembada pada cepat tercapai baik pangan, air, dan energi diselesaikan di sini berdasarkan Inpres dan Keppres tersebut,” ucap Zulhas.

Program Food Estate sendiri berfokus pada pengembangan sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan di suatu kawasan tertentu. Beberapa komoditas yang dikembangkan dalam kerangka kebijakan ini melibatkan cabai, padi, singkong, jagung, kacang tanah, dan kentang. (AL/ADM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!