Pj.Gubernur Papua Agus Fatoni Serukan ASN Pilih Pemimpin Pro-Investasi dan Keamanan

Penjabat Gubernur Papua, Agus Fatoni, pimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Kota Jayapura pada Senin (4/8/2025).

BATASPAPUA.COM, JAYAPURA – Penjabat Gubernur Papua, Agus Fatoni, memanfaatkan momen apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Kota Jayapura pada Senin (4/8/2025) untuk menyampaikan pesan politik yang tegas dan tajam. Dalam arahannya, Fatoni menyerukan agar ASN dan masyarakat Papua bijak memilih calon gubernur dan wakil gubernur yang mampu menarik investor, menjaga stabilitas keamanan, serta mendapatkan dukungan luas dalam membangun Papua.

“Pilihlah calon kepala daerah yang mampu membuka akses, menjaga keamanan, mendapatkan dukungan besar, menarik investor, dan memimpin kita dengan baik,” kata Fatoni dengan penuh penekanan di hadapan ratusan ASN di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Jayapura.

Pernyataan ini sontak menjadi sorotan. Namun, kepada wartawan usai apel, Fatoni memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa ucapannya tidak mendukung salah satu calon, melainkan mendorong agar masyarakat dan ASN mampu menganalisis secara jernih kualitas calon pemimpin Papua ke depan.

“Semua kepala daerah, termasuk Pak Wali Kota, harus bisa mendatangkan investasi dan akses ke pusat. Itu hal krusial untuk meningkatkan pendapatan daerah. Jangan potong-potong ucapan, lihat kata per kata,” tegasnya.

Fatoni juga menekankan bahwa pemilihan pemimpin harus melalui proses demokrasi yang benar, dan siapapun yang terpilih wajib didukung penuh oleh semua pihak — tanpa kecuali.

“Siapapun yang terpilih itu karena kehendak Tuhan. Pemerintah dari tingkat kampung hingga pusat harus satu garis lurus. Kita harus dukung agar bisa bekerja maksimal,” ujarnya.

Dalam konteks Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang akan digelar pada 6 Agustus 2025, Fatoni menyampaikan bahwa tanggal tersebut telah ditetapkan sebagai hari libur daerah, guna memberi ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan hak pilih secara optimal.

Lebih lanjut, Fatoni kembali menegaskan posisi ASN yang harus netral dan profesional, tetap fokus melayani masyarakat tanpa memihak.

“ASN itu harus netral dan tegak lurus pada garis pemerintahan. Jangan sampai terlibat politik praktis, tapi tetap menjadi teladan dalam demokrasi.”

Dalam penutupnya, ia mengingatkan bahwa dari dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang ada, semua pihak harus legowo dan bersatu mendukung siapapun yang nantinya dipilih rakyat.

“ASN harus menjadi contoh dalam menyukseskan PSU. Kita liburkan aktivitas pemerintahan agar masyarakat punya waktu untuk memilih dengan tenang dan bijak,” tutupnya.

Pernyataan Agus Fatoni ini menandai sikap tegas pemerintah provinsi menjelang hari krusial dalam demokrasi Papua. Seruan untuk memilih pemimpin yang mampu menghadirkan keamanan dan investasi menjadi pesan strategis di tengah dinamika politik Papua yang tengah bergolak. (AL/ADM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!