Maraknya Aksi Pemulung Meresahkan Warga Merauke, Ini Langkah Bupati Yoseph Gebze

Bupati Merauke, Yoseph Gebze didampingi Wakil Bupati Fauzun Nihayah.
BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Masyarakat Merauke tengah dirundung keresahan akibat maraknya aksi sekelompok pemulung yang mengambil barang-barang rumah tangga tanpa izin dari pemiliknya. Kejadian ini semakin meresahkan karena beberapa pemulung bahkan nekat masuk ke pekarangan rumah warga tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Seorang warga Merauke, Aco, mengaku bahwa sekelompok pemulung tersebut membuka pagar rumahnya dan mengambil barang-barang yang masih dalam kondisi baik tanpa meminta izin. Lebih parah lagi, ketika dipergoki, mereka justru marah dan mengancam pemilik rumah.

“Mereka masuk seenaknya seperti rumah sendiri, mengambil barang-barang yang masih bagus dan memasukkannya ke dalam karung. Ketika kami memergoki mereka, justru mereka yang marah dan mengancam kami. Ini sudah tidak masuk akal. Barang milik siapa, tapi mereka yang marah,” ungkap Aco.

Mewakili warga Merauke, Aco meminta pihak berwenang, baik pemerintah daerah maupun kepolisian, untuk segera menindaklanjuti masalah ini. Ia menegaskan bahwa kejadian serupa telah dialami oleh banyak warga dalam beberapa bulan terakhir, namun hingga kini belum ada tindakan tegas terhadap kelompok pemulung tersebut.

“Kami berharap pemerintah dan kepolisian segera bertindak. Ini jelas tindakan pencurian. Jika kami bertindak sendiri, nanti justru kami yang disalahkan. Kami bingung harus bagaimana menghadapi mereka,” lanjutnya.

Menanggapi keluhan warga, Bupati Merauke, Yoseph Gebze, mengakui bahwa fenomena pemulung ini merupakan persoalan sosial yang memerlukan solusi strategis dari pemerintah. Ia menyebut bahwa sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus mengambil langkah baru untuk mengatasi masalah ini, termasuk melalui pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Terkait pemulung ini kan fenomena sosial. Beberapa OPD perlu membuat terobosan baru atau program yang bisa didanai oleh APBD agar permasalahan ini dapat terselesaikan dengan baik,” ujar Bupati Yoseph.

Lebih lanjut, Bupati menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Polres Merauke guna mendampingi serta memastikan kebijakan yang diambil dapat berjalan efektif.

“Ini persoalan struktural yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan memberikan bantuan makanan. Harus ada langkah-langkah lanjutan agar masalah ini benar-benar tuntas,” tutupnya.

Dengan adanya koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak keamanan, diharapkan keresahan warga terkait aksi pemulung yang meresahkan ini dapat segera diatasi dengan solusi yang tepat dan berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!