Soal Piring dan Sendok Makan, Meki Nawipa Tidak Bergantung Pada APBD Tapi Pada Istri
BATASPAPUA.COM, JAKARTA – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menghadiri Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI di Jakarta. Rapat tersebut membahas perkembangan empat Daerah Otonomi Baru (DOB) di Tanah Papua dan turut dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI serta para gubernur dan bupati/walikota se-Papua.
Dalam rapat yang berlangsung pada Kamis (13/03/2025), Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menyinggung video viral yang memperlihatkan Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley berbagi satu kamar serta makan tanpa sendok di rumah dinas mereka.
“Ini Pak Gubernur yang viral di TikTok, yang satu kamar berdua dengan Wagub itu ya, yang makan nggak ada sendok itu loh, sekalian klarifikasi itu, Pak. Kasihan sekali Bapak,” ujar Rifqinizamy.
Gubernur Meki Nawipa menjelaskan bahwa kejadian tersebut merupakan akibat dari miskomunikasi antara dirinya dengan staf Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Ia menuturkan bahwa dirinya dan Wakil Gubernur baru berkantor selama sepuluh hari sejak dilantik pada 20 Februari 2025 dan belum mengenal seluruh staf pemprov.
“Karena banyak orang-orang di pemerintahan yang belum saya kenal, ini terjadi miskomunikasi. Sehingga waktu saya masuk dengan Wakil Gubernur, memang kita sekarang ini berbagi kamar di satu rumah dan kita datang dari bawah. Jadi, kita tidak berpikir punya rumah besar dan lain-lain. Kita datang untuk melayani dan kita total,” ujar Meki sambil tersenyum.
Menanggapi video makan tanpa sendok, Meki Nawipa menjelaskan bahwa pada saat menempati rumah dinas tersebut, ia memang tidak menemukan peralatan makan yang tersedia. Namun, masalah tersebut telah diselesaikan dengan pembelian peralatan makan oleh istrinya.
“Memang waktu itu tidak ada sendok, tidak ada piring. Namun, istri saya telah beli. Terima kasih,” tambahnya.
Penjelasan tersebut mendapat apresiasi dari Rifqinizamy dan seluruh peserta rapat. Ketua Komisi II DPR RI itu bahkan menganggap sikap Gubernur Meki Nawipa sebagai contoh kepemimpinan yang patut diteladani.
“Terima kasih Pak Gubernur Papua Tengah yang cinta dan kasih kepada istrinya. Saya kira patut kita contoh karena APBD tidak diintervensi, tapi istrinya yang intervensi membelikan sendok dan garpu,” ujar Rifqinizamy.
Rapat kemudian berlanjut dengan pembahasan perkembangan Daerah Otonomi Baru di Papua dan langkah-langkah strategis dalam pembangunan daerah DOB tersebut. (*)










Tinggalkan Balasan