Kasus Diare Di Kimaam Merauke Meningkat, Sebagian Besar Pasien Adalah Balita
BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Pemerintah Kabupaten Merauke melalui Dinas Kesehatan segera melakukan koordinasi untuk memastikan penyebab meningkatnya kasus diare yang terjadi di Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah, mengatakan informasi mengenai kondisi tersebut telah disampaikan masyarakat Kimaam kepada dirinya dan Kepala Distrik Kimaam. Pemerintah daerah kini meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke melakukan pengecekan secara langsung guna memastikan faktor yang menyebabkan warga mengalami diare.
“Semalam masyarakat Kimaam menyampaikan kepada saya dan juga Pak Distrik Kimaam. Kami memang baru meminta dari Dinas Kesehatan Merauke untuk mengecek betul apa yang menjadi penyebab diare di Kimaam,” ujar Fauzun, Rabu (7/10/2026).
Menurutnya, komunikasi antara pemerintah distrik dan pemerintah kabupaten telah berjalan dengan baik. Kepala Distrik Kimaam juga telah menyampaikan kondisi tersebut dan diharapkan segera berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat untuk memastikan penanganan terhadap warga yang sakit.
Berdasarkan data yang dihimpun media ini dari kepolisian di wilayah tersebut, tercatat lebih dari 20 pasien mengalami diare. Sebagian besar pasien tersebut merupakan anak usia balita.
Fauzun mengatakan persoalan ketersediaan air bersih menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian bersama, terutama dalam upaya mencegah penyebaran penyakit yang berkaitan dengan sanitasi dan kualitas air.
“Kalau air ini memang hampir semua menjadi perhatian kita, tidak hanya di pulau saja. Kita ini juga sama. Ini menjadi perhatian kita bersama kalau soal air,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah sebelumnya telah menyalurkan bantuan terkait kebutuhan air di sejumlah wilayah. Untuk kondisi di Kimaam, pemerintah akan melihat kembali kebutuhan masyarakat, termasuk kemungkinan memberikan bantuan maupun mendistribusikan air apabila diperlukan.
“Untuk Kimaam nanti kita lihat kembali. Apakah mungkin ada dorongan bantuan atau apa, atau mau distribusi ke Kimaam,” ujarnya.
Selain memastikan kondisi kesehatan masyarakat, Pemkab Merauke juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mengecek ketersediaan obat-obatan di Kimaam.
“Ya, ini kami baru mau koordinasi dengan Dinas Kesehatan juga untuk memastikan ketersediaan obat di sana. Baru semalam Pak Distrik kontak saya,” kata Fauzun.
Ia meminta masyarakat, khususnya warga Kimaam, tetap menjaga kebersihan lingkungan dan memperhatikan kualitas air yang dikonsumsi sehari-hari.
“Imbauan kepada masyarakat, tetap harus menjaga kebersihan dan diupayakan minum air yang bersih,” pesannya.
Pemerintah Kabupaten Merauke terus memantau perkembangan kondisi tersebut dan mendorong koordinasi antara pemerintah distrik, fasilitas pelayanan kesehatan, serta Dinas Kesehatan agar warga yang mengalami diare segera mendapatkan penanganan yang diperlukan.
Hingga saat ini, penyebab pasti meningkatnya kasus diare di Kimaam masih menunggu hasil pengecekan dan koordinasi lebih lanjut dari pihak kesehatan.
Penulis: Jamal Y.Bwariat










Tinggalkan Balasan